ROMA – Stadion Olimpico menjadi saksi bisu keperkasaan Como 1907 saat bertamu ke markas Lazio dalam lanjutan pekan ke-21 Serie A 2025-2026, Selasa (20/1/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Cesc Fabregas tampil dominan dan sukses membawa pulang kemenangan telak 3-0 atas tim berjuluk I Biancoceleste.
Kemenangan ini sekaligus mempertegas keunggulan taktik Fabregas atas mentornya, Maurizio Sarri, dalam duel bertajuk “Guru vs Murid”. Hasil ini juga menjadi momentum kebangkitan bagi I Lariani setelah gagal meraih poin penuh di dua laga sebelumnya.
Keunggulan Kilat di Babak Pertama
Laga dimulai dengan momen emosional saat seluruh stadion mengheningkan cipta untuk menghormati mendiang Presiden Fiorentina, Rocco Commisso. Namun, sesaat setelah peluit dibunyikan, Como langsung tancap gas.
Hanya butuh waktu 100 detik bagi Como untuk membungkam pendukung tuan rumah. Berawal dari penetrasi Alex Valle yang melepaskan umpan sambil terjatuh, Martin Baturina menyambar bola dengan tendangan melengkung yang mengecoh kiper Ivan Provedel. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Lazio mencoba membalas lewat spekulasi jarak jauh Danilo Cataldi, namun kiper Jean Butez tampil sigap di bawah mistar. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Lazio kembali bobol di menit ke-24. Nico Paz mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut akibat sapuan tidak sempurna Mario Gila.
Drama terjadi di menit ke-35 saat Como mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran terhadap Maxence Caqueret yang dikonfirmasi melalui VAR. Sayangnya, eksekusi Nico Paz berhasil ditepis oleh Provedel, sehingga skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Dominasi Tak Terbendung
Memasuki babak kedua, Lazio yang mencoba mengejar ketertinggalan justru kembali terhenyak. Pada menit ke-49, Nico Paz membayar kegagalan penaltinya dengan sebuah gol spektakuler. Menerima assist backheel cantik dari Baturina, Paz melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok gawang Lazio.
Tertinggal tiga gol, Maurizio Sarri mencoba merespons dengan perubahan strategi, namun pertahanan rapat Como yang digalang Jacobo Ramon dan Diego Carlos sulit ditembus. Lazio sempat mendapat peluang melalui Gustav Isaksen di penghujung laga, tetapi skor 3-0 untuk kemenangan klub milik Djarum Group ini tetap bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Lazio (4-3-3): Provedel; Marusic, Mario Gila, Romagnoli, Pellegrini; Belahyane, Cataldi, Kenneth Taylor; Zaccagni, Ratkov, Cancellieri. Pelatih: Maurizio Sarri
Como 1907 (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Jacobo Ramon, Diego Carlos, Alex Valle; Perrone, Caqueret; Da Cunha, Nico Paz, Baturina; Jesus Rodriguez. Pelatih: Cesc Fabregas








