PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi mengoperasikan Sentra Pangan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Selasa (6/12/2025). Program ini dicanangkan sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, menyatakan bahwa kehadiran SPPG 02 memiliki efek domino yang positif bagi warga sekitar. Selain memastikan pemenuhan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan, proyek ini menjadi solusi nyata bagi persoalan ketenagakerjaan di Pemalang.
“Di Kabupaten Pemalang, angka pengangguran masih mencapai kurang lebih 50 ribu orang. Alhamdulillah, dengan adanya dapur SPPG ini, kita dapat menyerap tenaga kerja lokal secara langsung,” ujar Nurkholes saat meresmikan fasilitas tersebut didampingi Forkopimca Comal.
Konsep yang diusung SPPG 02 dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi mandiri. Nurkholes menekankan bahwa mayoritas relawan yang bekerja di dapur tersebut merupakan warga Desa Kauman dan sekitarnya. Bahkan, seluruh bahan baku masakan dipasok dari pedagang dan petani lokal di wilayah Pemalang.
“Anak-anak dan penerima manfaat bisa makan bergizi gratis, sementara orang tuanya bekerja di sini. Bahan bakunya pun dibelanjakan di Pemalang, sehingga perputaran ekonomi lingkungan ikut naik,” tambahnya.
Kepala Dapur SPPG 02 Pemalang Comal Kauman, Mais Habil, menjelaskan bahwa fasilitas ini diproyeksikan melayani sebanyak 2.506 orang penerima manfaat. Untuk mendukung operasional harian, pihaknya melibatkan 67 relawan dapur dan tiga staf inti.
“Kami berharap program ini berjalan berkelanjutan. Fokus kami bukan hanya sekadar memberi makan, tapi memberdayakan ekonomi warga agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang,” kata Mais Habil.
Dengan dibukanya sentra pangan ini, Pemkab Pemalang optimistis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap melalui kolaborasi antara pemenuhan gizi dan pembukaan lapangan kerja berbasis komunitas.
















