PEMALANG, suryamediagroup.com – Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) Kalimas yang berada di bawah naungan Yayasan Edu Karya Nusantara kini telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai upaya meningkatkan standar kebersihan dan pengelolaan limbah secara lebih ramah lingkungan, Rabu (15/4/2026).
Keberadaan IPAL ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh limbah operasional dapat diolah dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan. Sistem tersebut juga dirawat secara rutin setiap dua hingga tiga hari guna menjaga kinerja tetap optimal dan mencegah potensi pencemaran.
Untuk pengolahan limbah makanan, IPAL di SPPG Kalimas menggunakan tiga tahapan filtrasi. Tahap pertama terdiri dari media pasir dan arang, dilanjutkan tahap kedua dan ketiga yang masing-masing menggunakan pasir sebagai penyaring lanjutan.
Sementara itu, limbah dari cucian piring juga melalui tiga tahap penyaringan. Pada tahap awal digunakan kombinasi pasir, arang, dan ijuk, kemudian dilanjutkan dengan dua tahap berikutnya yang menggunakan media pasir.
Kepala SPPG Kalimas, Kiki, mengatakan bahwa penerapan sistem IPAL ini merupakan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan sesuai standar.

“IPAL ini kami rawat secara berkala, dan sistemnya dibuat bertahap agar hasil pembuangan lebih aman serta tidak mencemari lingkungan sekitar,” ujarnya.
Penerapan sistem serupa juga telah dilakukan di SPPG Bantarbolang yang menggunakan metode konvensional dengan prinsip yang sama. Hal ini menunjukkan konsistensi Yayasan Edu Karya Nusantara dalam menerapkan standar pengelolaan limbah di setiap unit operasionalnya.
Dengan adanya fasilitas IPAL tersebut, SPPG Kalimas diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, bersih, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.















