Darurat Kasepuhan! Rob Harian ‘Bunuh’ Sawah Warga, Rizal Bawazier: Kami Hanya Harap Bantuan Dana Raksasa dari Pusat!

  • Bagikan
Ditulis : Hersa NS

BATANG,  – Kawasan Kasepuhan di Batang Barat kini menghadapi krisis lingkungan dan ekonomi yang mendesak akibat bencana air pasang laut (rob) yang terjadi secara harian. Anggota DPR RI, Rizal Bawazier, menyerukan bahwa situasi ini telah melampaui kemampuan penanganan daerah, mendesak intervensi dana berskala besar dari Pemerintah Pusat.

Dalam tinjauan langsung ke lokasi, Rizal Bawazier mengungkap bahwa ratusan hektare lahan sawah yang dulunya menjadi sumber kehidupan warga kini terendam air asin, mati secara permanen dan tidak dapat lagi difungsikan sebagai lahan pertanian.

Rizal Bawazier menjelaskan bahwa rob di Batang tidak lagi menyerang musiman, melainkan telah menjadi siklus air harian yang merangkak jauh ke daratan. Kondisi tragis ini telah mengubah sawah produktif menjadi lautan dangkal.

“Bayangkan, semua hampir ratusan hektar sawah penduduk di sini sekali tidak bisa ditanami. Tragis sekali, tidak bisa ditanami,” ujar Rizal Bawazier di lokasi bencana.

Dampak langsungnya sangat parah: diperkirakan 100 hektare sawah telah mati permanen, dan kerugian ini mengancam mata pencaharian lebih dari 200 petani di Batang Barat. Ketinggian air rob saat puncak pasang bahkan mencapai lutut orang dewasa, melumpuhkan seluruh akses jalan dan kegiatan ekonomi warga.

Politisi PKS ini menegaskan bahwa solusi darurat seperti pemasangan talut skala kecil tidak akan mampu membendung kerusakan masif ini. Ia mendesak para pemimpin nasional, khususnya Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadikan penanganan rob di Pantura sebagai prioritas nasional yang membutuhkan alokasi dana non-lokal.

“Ini gara-gara rob, banjir yang susah sekali kita tangani. Anggarannya besar, kami mengharapkan hanya dari pusat,” tegas Rizal, menekankan bahwa proyek penanganan harus berupa Tanggul Laut Raksasa Pantura untuk memberikan perlindungan jangka panjang.

Ia menyimpulkan dengan permohonan yang mendalam, mewakili jeritan warga Kasepuhan:

“Mohon bantuan Pak Prabowo, Pak AHY, jadikan prioritas di sini. Tidak ada yang bisa bantu kami kecuali Bapak-Bapak. Ini sudah mendesak sekali.”

Warga Batang Barat kini menaruh harapan penuh pada intervensi Pemerintah Pusat agar krisis ekologis dan ekonomi yang melanda wilayah pesisir ini dapat segera diatasi dengan solusi permanen.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

This will close in 10 seconds