PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Strategi Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai langkah serius dalam menanggulangi tantangan utama daerah, yaitu tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Rakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor, memastikan setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan berorientasi pada hasil nyata.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan yang berbasis data, inklusif, dan berorientasi pada hasil jangka panjang dalam merumuskan kebijakan. Anom mengakui bahwa meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Kabupaten Pemalang masih menghadapi tantangan besar, termasuk angka kemiskinan yang mencapai 14,92 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 6,63 persen.
“Setiap intervensi program harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Anom.
Strategi Fokus pada Tiga Dimensi Utama IPM
Dalam upaya meningkatkan IPM, Pemkab Pemalang memfokuskan program dan kegiatannya pada tiga dimensi utama:
- Dimensi Kesehatan: Dijalankan melalui program-program seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh warga.
- Dimensi Pendidikan: Melalui program yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan akses, memastikan setiap individu memiliki peluang untuk berkembang.
- Dimensi Perekonomian: Didukung oleh program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang secara langsung berdampak pada kesejahteraan dan daya beli masyarakat.
Meskipun capaian IPM Kabupaten Pemalang pada tahun 2024 menunjukkan kenaikan menjadi 68,65 (naik 0,57 poin dari tahun 2023), angka ini masih menempatkan Pemalang dalam kriteria “sedang”. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus berinovasi dan bekerja sama.
Membangun Komitmen Lintas Sektor
Kepala Bappeda Kabupaten Pemalang, Mohamad Sidik, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan sinergitas, dan membangun komitmen bersama. Peserta rakor, yang terdiri dari Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK, dan Kepala OPD, diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mengimplementasikan strategi ini secara terintegrasi.
Dengan sinergi dan komitmen kuat dari seluruh pihak, Pemkab Pemalang optimis dapat mengatasi tantangan kemiskinan dan pengangguran, serta mendorong peningkatan IPM yang signifikan demi kesejahteraan masyarakat.














