PEMALANG, suryamediagroup.com – Ratusan warga Desa Bulakan dan sekitarnya memadati lokasi Pasar Murah yang digelar di halaman Balai Desa Bulakan, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Kamis (5/3/2026). Warga terlihat rela mengantre dan berdesakan demi mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan pasar murah tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran 1447 Hijriah.
Untuk mendapatkan sembako murah, warga diwajibkan membawa kupon yang sebelumnya telah dibagikan oleh panitia. Kupon tersebut kemudian ditukarkan dengan berbagai paket kebutuhan pokok yang disediakan di lokasi pasar murah.
Acara tersebut ditandai dengan penyerahan kupon dan paket sembako secara simbolis kepada Kepala Desa Bulakan serta perwakilan warga. Tercatat sekitar 400 paket sembako disediakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumdag) bersama TP PKK Kabupaten Pemalang. Program ini menyasar masyarakat desil 1 dan desil 2 sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang hari raya.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pasar murah sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat menjelang hari raya ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.
“Pasar murah ini sangat membantu masyarakat. Saat memasuki hari raya biasanya kebutuhan meningkat, sehingga dengan adanya pasar murah ini diharapkan masyarakat sudah memiliki barang-barang untuk memenuhi kebutuhan pokok Lebaran,” ujar Anom.
Dalam kegiatan tersebut, Diskumdag menyediakan 400 paket sembako yang masing-masing berisi 3 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Selain itu, Dinas Pertanian dan Pangan juga menyediakan beras program SPHP kemasan 5 kilogram serta telur ayam dengan harga subsidi.
Tidak hanya itu, TP PKK Kabupaten Pemalang turut menyediakan biskuit dan sirup bersubsidi, Dharma Wanita Persatuan menyediakan barang layak pakai, sementara BUMD Kabupaten Pemalang menghadirkan paket sembako berisi 2,5 kilogram beras, mi instan, gula pasir, dan minyak goreng.
Anom berharap ke depan kegiatan pasar murah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Mudah-mudahan nanti ke depannya pasar murah ini daya capaiannya bisa lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.
Selain penjualan sembako murah, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat. Di antaranya stand pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Belik, serta stand dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjual berbagai produk olahan.
Kegiatan pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pemalang yang didampingi Kepala Diskumdag serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang. Kehadiran berbagai layanan tambahan tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terpadu bagi masyarakat.















