Bupati Anom: Bantuan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Stop Sekadar Seremonial!

  • Bagikan
Bupati Anom: Bantuan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Stop Sekadar Seremonial!
Bupati Anom: Bantuan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Stop Sekadar Seremonial!

PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menginstruksikan agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat mengubah paradigma bantuan sosial. Ia menegaskan bahwa aksi kepedulian tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, melainkan harus bertransformasi menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Anom saat menghadiri acara Tasyakuran KADIN dan PAMDI DPC Kabupaten Pemalang yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan bagi korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang di wilayah Keruhan, Kelurahan Pelutan, Minggu (10/01/2026).

Bupati Anom menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, masih banyak warga Pemalang yang hidup di bawah garis kemiskinan dan membutuhkan uluran tangan nyata.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya menjadi andalan seremonial saja, tetapi harus menjadi agenda rutin. Masih banyak warga yang membutuhkan perhatian kita,” tegas Anom di hadapan jajaran KADIN, OPD, dan tokoh masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kepala OPD untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Menurutnya, masalah sosial di Pemalang tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan butuh semangat gotong royong dan “tepo sliro” (tenggang rasa) yang tulus.

Senada dengan Bupati, Ketua KADIN Pemalang, Suwaryo, menyatakan bahwa kegiatan tasyakuran ini adalah bentuk syukur sekaligus komitmen dunia usaha dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk upaya mengurangi angka pengangguran di Pemalang.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi motor penggerak agar pemerintah daerah, sektor swasta seperti KADIN dan PAMDI, serta unsur masyarakat memiliki kesamaan visi dalam menebar manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, panitia penyelenggara melaporkan total donasi yang terkumpul mencapai Rp 21.650.000. Dana tersebut dikonversi menjadi bantuan logistik untuk meringankan beban korban kebakaran Pasar Pagi.

Ketua Panitia, Ali Hamasko, merinci bantuan yang disalurkan meliputi:

  • 1 Ton Beras Premium

  • 1 Kwintal Gula Pasir

  • 100 Liter Minyak Goreng

Melalui aksi nyata ini, diharapkan beban para penyintas kebakaran dapat sedikit terbantu, sekaligus menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk terus konsisten melakukan aksi sosial tanpa harus menunggu adanya musibah besar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

This will close in 10 seconds