PEMALANG, suryamediagroup.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TR) Kabupaten Pemalang mempercepat penanganan jalan berlubang di sejumlah ruas strategis menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala Bidang Bina Marga DPU TR Pemalang, Yuniar Teguh Susanto, mengatakan pihaknya sejak awal tahun 2026 telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah ruas jalan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas lalu lintas saat musim mudik.
Menurutnya, untuk jalan yang mengalami kerusakan ringan seperti lubang atau retakan, penanganan dilakukan melalui kegiatan swakelola bersama Unit Jalan dan Irigasi (UJI) dengan melakukan penambalan di berbagai titik.
“Dari awal tahun 2026 kami sudah melakukan identifikasi ruas jalan yang berpotensi memiliki aktivitas tinggi saat mudik. Untuk kondisi jalan yang berlubang maupun rusak ringan, kami lakukan penambalan bersama teman-teman Unit Jalan dan Irigasi (UJI),” ujar Yuniar.
Beberapa titik yang telah mendapatkan penanganan antara lain penambalan lubang jalan di ruas Terminal Pemalang menuju Pasar Pagi, penambalan di ruas jalan depan Stasiun Pemalang, serta sejumlah ruas jalan lain di wilayah Kota Pemalang.
Selain itu, delapan Unit Jalan dan Irigasi yang tersebar di Kabupaten Pemalang juga melakukan penanganan serupa pada ruas-ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur strategis di 14 kecamatan.
Yuniar menambahkan, beberapa ruas jalan juga telah dipersiapkan untuk kegiatan pemeliharaan rutin. Di antaranya ruas Jalan Sindoro di wilayah kota, ruas Kebondalem–Caur, Karangsari–Pulosari di wilayah selatan, serta beberapa ruas di Kecamatan Petarukan seperti Iser–Kendaldoyong, Widodaren–Karangasem, dan Petarukan–Gondang.
Meski demikian, untuk pekerjaan rekonstruksi atau perbaikan skala besar direncanakan dilaksanakan setelah Lebaran agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik.
“Untuk sementara yang kami lakukan adalah penanganan darurat berupa penutupan lubang agar jalan tetap aman dilalui. Sedangkan rekonstruksi atau pemeliharaan yang lebih besar kami upayakan setelah Lebaran,” pungkasnya. 🛣️🚧















