Menuju 2027: Pemalang Bidik Pariwisata Terintegrasi dan Industrialisasi Pertanian

  • Bagikan
Menuju 2027: Pemalang Bidik Pariwisata Terintegrasi dan Industrialisasi Pertanian
Menuju 2027: Pemalang Bidik Pariwisata Terintegrasi dan Industrialisasi Pertanian

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai mematangkan peta jalan pembangunan untuk tahun 2027 dengan fokus utama pada transformasi ekonomi. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pemkab menetapkan sembilan prioritas pembangunan yang menitikberatkan pada integrasi pariwisata dan penguatan sektor industri.

Rencana strategis tersebut dipaparkan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang Tahun 2027. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, di Ruang Rapat Bapperida pada Kamis (15/1/2025).

Jika pada tahun 2026 Pemalang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan infrastruktur, maka pada tahun 2027 arah kebijakan bergeser pada pengembangan potensi ekonomi kreatif dan industri.

“Tema kebijakan tahun 2027 adalah mengembangkan potensi perekonomian melalui pembangunan pariwisata terintegrasi, industri bidang pertanian dan perikanan, serta pengembangan UMKM,” jelas paparan dalam rapat tersebut.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Bapperida merinci sembilan poin krusial yang akan menjadi landasan kerja pemerintah daerah:

  1. Pariwisata: Pengembangan pembangunan pariwisata yang terintegrasi.

  2. Industrialisasi: Penguatan industri di bidang pertanian dan perikanan.

  3. UMKM: Penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah.

  4. Investasi: Peningkatan iklim investasi daerah.

  5. Infrastruktur: Penguatan infrastruktur yang berkelanjutan.

  6. SDM: Peningkatan kualitas sumber daya manusia.

  7. Sosial: Penguatan penanganan kemiskinan.

  8. Kesetaraan: Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

  9. Birokrasi: Penguatan tata kelola pemerintahan.

Forum ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang diskusi kritis dengan menghadirkan pemateri ahli dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran para pakar ini bertujuan agar rancangan pembangunan yang disusun selaras dengan data faktual di lapangan serta sinkron dengan program pemerintah provinsi.

Dengan penyusunan yang dilakukan lebih awal, Pemkab Pemalang berharap pembangunan tahun 2027 dapat berjalan lebih terukur dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis: UjiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

This will close in 10 seconds