Pemalang, Surya Media Group – Ketua PCNU Pemalang, K. Abu Joharudin Bahri, M.Hum., menginstruksikan seluruh kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk bersiaga penuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melintasi wilayah Kabupaten Pemalang selama masa mudik Lebaran. Instruksi ini disampaikan saat jajaran pimpinan PCNU bersama tim NU Peduli melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Posko Mudik yang tersebar di titik-titik strategis jalur utama. Peninjauan tersebut menyasar sejumlah posko di wilayah Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan, Ampelgading, Comal, hingga Ulujami guna memastikan kesiapan fasilitas dan personel dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan.
Dalam pengecekan di lapangan, rombongan mendapati bahwa posko-posko tersebut telah beroperasi selama 24 jam dengan sistem jaga bergantian oleh para kader Ansor. Fasilitas pendukung seperti area istirahat, penyediaan minuman gratis, pusat informasi jalur, hingga peralatan pertolongan pertama telah disiapkan untuk membantu para pemudik yang mengalami kelelahan atau kendala teknis di perjalanan. Pimpinan PCNU menekankan bahwa keberadaan posko ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan wujud nyata pengabdian sosial Nahdlatul Ulama yang harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sekretaris NU Peduli, Ali Maksum, yang turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para relawan yang tetap bersemangat menjaga posko meski di tengah kepadatan arus lalu lintas. Melalui sambungan telepon, ia menegaskan bahwa kesiapan personel di setiap titik pantau sudah cukup baik dan representatif untuk melayani kebutuhan dasar pemudik. Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar tetap mengedepankan keramahan dalam melayani serta menjaga keselamatan diri selama bertugas di jalur rawan.
Selain aspek fasilitas, Ketua PCNU Pemalang juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektoral untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan. Para kader diminta untuk tidak bekerja sendiri, melainkan aktif bersinergi dengan instansi terkait seperti pihak kepolisian, dinas kesehatan, dan sukarelawan lainnya. Kerjasama ini dinilai krusial agar setiap permasalahan yang muncul di jalur mudik, mulai dari kemacetan parah hingga kondisi darurat medis, dapat direspons dengan cepat dan tepat sasaran demi menjamin rasa aman bagi para pengendara.
Langkah monitoring ini tidak berhenti di jalur utara saja, melainkan akan berlanjut ke wilayah Pemalang bagian selatan pada malam berikutnya untuk menyisir posko-posko di jalur alternatif. Upaya berkelanjutan dari PCNU Pemalang dan NU Peduli ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik organisasi di masa mudik tahun ini. Dengan pengawasan langsung dari jajaran pimpinan, diharapkan seluruh kader tetap menjaga solidaritas dan stamina sehingga kehadiran Posko Mudik Ansor benar-benar menjadi oase bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.















