PEMALANG – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Pemalang yang sering mengandalkan jalur penghubung antara Iser dan Kendalsari untuk aktivitas sehari-hari. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang saat ini tengah tancap gas memacu proyek rekonstruksi dan pelebaran di ruas jalan vital tersebut demi mendongkrak roda perekonomian lokal dan memperlancar mobilitas warga.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proyek kali ini bukan sekadar pemeliharaan rutin atau tambal sulam biasa. Perbaikan dilakukan secara menyeluruh dengan fokus utama memperkuat struktur di sekitar badan jalan agar memiliki daya tahan yang jauh lebih lama dan tangguh dalam menahan beban kendaraan.
Guna mencapai standar kualitas yang diharapkan, DPUPR menerapkan tiga tahapan pengerjaan yang ketat di lapangan. Petugas telah mengerahkan alat berat ekskavator untuk membangun dinding penahan tanah atau talud di sepanjang saluran air guna mencegah erosi. Setelah itu, area kanan dan kiri jalan dibersihkan untuk proses pelebaran, yang kini mulai memasuki tahap pelapisan bahu jalan menggunakan cor semen berkekuatan tinggi (rigid beton). Kualitas beton ini pun diuji secara berkala lewat slump test untuk memastikan mutunya sesuai standar teknis.
Mengingat adanya aktivitas pengerjaan fisik dan hilir mudik alat berat, saat ini otoritas terkait memberlakukan pembatasan arus lalu lintas secara kondisional di sekitar lokasi proyek. DPUPR Kabupaten Pemalang mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintasi ruas Iser–Kendalsari untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan, dan mematuhi rambu petunjuk di lapangan demi keselamatan bersama.
Jika seluruh tahapan rekonstruksi ini rampung, jalur penghubung Iser–Kendalsari dipastikan akan menjadi lebih mantap, aman, dan bebas hambatan. Infrastruktur yang semakin kokoh ini diharapkan mampu menjadi urat nadi baru yang mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Pemalang.














