PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur. Fokus utama kali ini tertuju pada wilayah selatan, tepatnya pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Wisnu dan Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul.
Pengerjaan yang dimulai intensif pada Rabu (1/4/2026) ini bukan tanpa alasan. Jalur tersebut merupakan urat nadi ekonomi bagi ribuan warga perbukitan. Sebagai daerah penghasil komoditas pertanian dan perkebunan, kondisi jalan yang mantap menjadi syarat mutlak agar roda ekonomi tetap berputar kencang.
Hadirnya Unit Pengelola Jalan dan Irigasi (UPJI) Wilayah I di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin pengerjaan ini rampung dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kerusakan jalan yang sebelumnya kerap menghambat laju truk pengangkut hasil bumi kini mulai tertangani.
“Kami menyadari bahwa setiap hari keterlambatan perbaikan berarti tambahan biaya logistik bagi petani. Oleh karena itu, tim diinstruksikan bekerja ekstra efektif agar target operasional tercapai secepat mungkin,” ungkap perwakilan DPUPR Pemalang.
Dengan aspal yang mulus, diharapkan biaya transportasi dapat ditekan, sehingga harga jual hasil tani di tingkat produsen tetap kompetitif dan stabil.
Pantauan di lokasi pengerjaan menunjukkan mobilisasi alat berat pemadat aspal yang bekerja di bawah pengawasan ketat tim teknis. Standar kualitas tetap menjadi prioritas utama meski pengerjaan dilakukan dengan tempo cepat. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar #sigapmembangunpemalang, di mana pelayanan publik di sektor infrastruktur harus hadir secara nyata dan solutif.















