PEMALANG, Suryamediagroup.com – Jambore Pemuda Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026 resmi dibuka di Pendopo Kabupaten Pemalang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan bertema “Kompetisi Kepemudaan sebagai Sarana Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Pemuda Kabupaten Pemalang” itu dibuka oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan diikuti 81 peserta hasil seleksi dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang.
Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro mengapresiasi semangat para peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai cabang kompetisi. Menurutnya, kemauan untuk terus berlatih dan belajar merupakan bekal penting dalam membentuk generasi muda yang unggul dan mampu bersaing.
“Jangan lelah berlatih dan jangan lelah belajar, karena kita tidak pernah tahu masa depan akan membawa kita ke mana. Mudah-mudahan seluruh peserta kelak menjadi tokoh-tokoh yang sukses karena telah berusaha dan berlatih dengan sungguh-sungguh,” kata Anom.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, senior, dan tokoh pemuda yang telah memberikan pendampingan serta pembinaan kepada para peserta hingga siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang, Supa’at, mengatakan Jambore Pemuda 2026 berlangsung pada 23–26 Juli 2026 di sejumlah lokasi, yakni Kantor Dindikpora Kabupaten Pemalang, Pendopo Kabupaten Pemalang, Hotel The Winner, Hotel Pemalang, serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Ia menjelaskan, kompetisi yang digelar meliputi Tari Kreasi Daerah, Fashion Show/Pakaian Adat, Teknologi Piranti Lunak, Pidato Bahasa Inggris, Solo Vokal, Kuliner, Karya Ilmiah Pemuda, dan Lomba Melukis. Proses penilaian dilakukan oleh 24 dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, pendidik, dan pegiat literasi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Sebanyak 81 peserta yang telah melalui proses kurasi mengikuti kompetisi tersebut, didampingi 10 tamu undangan. Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap penyelenggaraan Jambore Pemuda 2026 dapat menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, inovasi, dan daya saing generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya pemuda yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.














